Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Direktorat Peran Serta Masyarakat menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis peningkatan ekonomi produktif di Kampung Berlan, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Rabu (24/12).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis BNN dalam membangun ketahanan masyarakat di kawasan rawan narkoba, sekaligus memutus mata rantai penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba melalui penguatan ekonomi warga.
Plt. Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Yuki Ruchimat, menegaskan bahwa permasalahan narkoba merupakan ancaman serius bagi bangsa yang tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergitas positif antara pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, serta seluruh lapisan masyarakat,” ujar Yuki Ruchimat dalam sambutannya.
Ia menambahkan, program pemberdayaan masyarakat ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada poin ketujuh yang menitikberatkan pada penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta upaya pencegahan korupsi dan narkoba.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya penegakan hukum yang sebelumnya telah dilakukan di wilayah Kampung Berlan. Pendekatan pemberdayaan ini difokuskan pada pemulihan sosial pasca-operasi pemberantasan narkoba.
“Tujuannya adalah membangun ketahanan warga di Kebon Manggis agar ke depannya masyarakat lebih tanggap dan siaga terhadap ancaman bahaya peredaran gelap narkoba,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Lurah Kebon Manggis, Fera Riana Sari, menyambut baik inisiatif BNN dan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara BNN, perangkat RW dan RT, serta tokoh masyarakat setempat.
Ia berharap program pemberdayaan ini mampu menciptakan alternatif ekonomi yang stabil, legal, dan berkelanjutan bagi warga.
“Harapan kami, khususnya untuk RW 03, wilayah ini dapat benar-benar bebas dari narkoba, dan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.
Melalui pelatihan keterampilan vokasional dan pengembangan sektor kewirausahaan, BNN berharap masyarakat Kampung Berlan memiliki dorongan kuat untuk meninggalkan aktivitas yang berkaitan dengan narkoba, sekaligus berperan aktif dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Bersih Narkoba (BERSINAR).
Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN RI
Editor : Kanda Ali
