Makassar — Rektor beserta seluruh Civitas Akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah Hj. Buaedah binti H. Ahmad, Ibunda dari Prof. Dr. Musda Mulia dan Dr. Hj. Yuspiana, pada Ahad, 4 Januari 2026.
Kepergian almarhumah menjadi duka tidak hanya bagi keluarga besar yang ditinggalkan, tetapi juga bagi sivitas akademika UIN Alauddin Makassar yang mengenal almarhumah sebagai sosok orang tua yang telah melahirkan dan membesarkan figur-figur akademisi yang berkontribusi nyata bagi dunia pendidikan, keilmuan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pernyataan resminya, Rektor UIN Alauddin Makassar menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam seraya mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhumah diterima oleh Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta diberikan tempat terbaik dan mulia di sisi-Nya. UIN Alauddin Makassar juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
“Atas nama pimpinan dan seluruh Civitas Akademika UIN Alauddin Makassar, kami turut berdukacita sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi keteguhan iman serta keikhlasan,” demikian pernyataan resmi kampus.
UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kebersamaan dan solidaritas dalam suasana duka, sebagai bagian dari nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan yang senantiasa dijunjung tinggi di lingkungan akademik.
Sumber : Humas / Mj@ 19
Editor Tim Redaksi
Media : tribunnusantara.net
