Gowa, Sulawesi Selatan, tribunnusantara.net — 26 Januari 2026, Suasana khidmat menyelimuti rumah duka almarhumah Dg. Coa, istri dari Hakim Dg. Talli, pada pelaksanaan tauziah malam pertama yang digelar di Dusun Sileo’ 2, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Kegiatan keagamaan ini dihadiri keluarga, kerabat, serta masyarakat sekitar sebagai bentuk doa dan penguatan iman bagi keluarga yang ditinggalkan.
Tauziah dibawakan oleh Al Ustad Haji Samparak Dg. Naba, tokoh agama sekaligus pengusaha lokal yang dikenal sebagai pemilik pabrik “Roti Sahara Panciro” di Gowa. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yang mengingatkan jamaah akan pentingnya mensucikan diri, senantiasa mengingat Allah SWT, serta menegakkan shalat dalam setiap keadaan.
Dalam tausiyahnya, Ustad Dg. Naba menegaskan bahwa segala sesuatu sangat bergantung pada niat. Ia mengingatkan bahwa salah satu sebab manusia kerap lalai dari shalat adalah karena lebih mengutamakan urusan dunia, hingga mengesampingkan kepentingan akhirat. “Kurangnya keyakinan terhadap ajaran agama menjadi faktor utama kelalaian itu,” tegasnya.
Ia juga mengutip pesan Al-Qur’an bahwa sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman, berbuat kebaikan, serta saling menasihati dalam kesabaran dan kebenaran. Pesan tersebut disampaikan sebagai pengingat bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara dan kematian adalah kepastian bagi setiap insan.
Menutup tausiyah, Ustad Dg. Naba mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat Allah SWT, menjauhi sikap bermegah-megahan yang dapat melalaikan diri dari ibadah, serta terus menjaga shalat sebagai tiang agama. “Ingatlah Allah SWT dalam setiap langkah kehidupan,” pesannya.
“Mari kita khususnya seluruh keluarga, anak keturunannya untuk mendoakan dan memberikan sedekah Jariah dengan meniatkan Almarhum agar menjadi penyelamatan di alam kubur, tutupnya”.
Tauziah malam pertama ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan, menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguat keimanan bagi keluarga almarhumah dan masyarakat yang hadir.
Penulis : Mj@.19
Editor Tim Redaksi.
