Nias Barat , ( Tribunnusantara.net ) Peristiwa seorang orang tua siswa yang mengamuk di lingkungan SMP Negeri 1 Mandrehe sempat menghebohkan media sosial dan menjadi perbincangan masyarakat. Kejadian tersebut akhirnya dimediasi oleh pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Barat pada Kamis (05/03/2026).
Peristiwa itu diketahui terjadi pada 12 Februari 2026 di lingkungan sekolah SMP Negeri 1 Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Provinsi Sumatera Utara. Video kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang orang tua siswa terlibat adu mulut dengan salah seorang guru di sekolah tersebut.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Nias Barat, Parlinus Gulo, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pihaknya segera mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur mediasi.
Berdasarkan petunjuk Bupati Nias Barat, kami dari Dinas Pendidikan telah memfasilitasi mediasi antara kedua belah pihak pada hari ini, Kamis (05/03/2026), yang dilaksanakan di kantor guru SMP Negeri 1 Mandrehe,” ujar Parlinus saat dikonfirmasi wartawan.
Ia menjelaskan bahwa kejadian bermula dari kesalahpahaman yang memicu emosi orang tua siswa sehingga terjadi adu argumen dengan salah seorang guru di sekolah tersebut. Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian publik setelah rekamannya beredar luas di media sosial.
Parlinus menegaskan bahwa kejadian tersebut harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar lebih mengedepankan sikap tenang dan berpikir jernih sebelum bertindak.
“Jangan bertindak sebelum berpikir dan berkepala dingin dalam menanggapi suatu persoalan, sehingga kejadian seperti ini tidak mencederai citra dunia pendidikan kita,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen, baik guru, orang tua siswa, maupun masyarakat, untuk terus bergandengan tangan dalam mendukung berbagai program pemerintah di bidang pendidikan.
Selain itu, Parlinus berharap peristiwa tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bersama agar hubungan antara pihak sekolah dan orang tua siswa ke depan dapat terjalin lebih baik.
Dalam proses mediasi yang berlangsung, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk menyelesaikan persoalan secara damai. Pihak orang tua siswa diwakili oleh Exaudi Gulo, sementara pihak sekolah diwakili oleh Kepala SMP Negeri 1 Mandrehe, Erika Gulo, S.Pd.
Mediasi tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Inspektur Kabupaten Nias Barat Faozanolo Halawa, S.H., Plt. Kadis Kominfo Sawato Gulo, S.H., Irban I Inspektorat Alinudin Zai, S.I.P., M.M., Sekdis Pendidikan Desieli Halawa, S.Th., M.Pd., perwakilan Polsek Mandrehe, perwakilan Camat Mandrehe, kepala sekolah, para guru, serta orang tua siswa.
( Odal Zai )
