Makassar — Inisiatif warga dalam menjaga lingkungan kembali mencuri perhatian. Kali ini datang dari Hasrat, warga RT 001 RW 001, Kelurahan Totaka, Kecamatan Ujung Tanah, yang berhasil menyulap kawasan kanal menjadi ruang terpadu yang aman, hijau, dan produktif.

Berangkat dari kepedulian terhadap keselamatan lingkungan sekitar, Hasrat melakukan penataan di sepanjang kanal dengan menempatkan pot tanaman sebagai pembatas alami. Upaya ini dilakukan untuk mencegah risiko anak-anak terjatuh ke dalam kanal, sekaligus memperindah kawasan.

Tak berhenti di situ, Hasrat juga menggagas pembangunan tempat pemilahan sampah plastik. Langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam mengelola sampah rumah tangga, sekaligus menekan tingkat pencemaran di lingkungan kanal.

Menariknya, kawasan tersebut kini juga dimanfaatkan sebagai kolam pembesaran ikan. Program ini dinilai mampu mendukung ketahanan pangan warga sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis masyarakat.
Konsep terpadu pun diterapkan melalui pendekatan “teba”, yakni pemanfaatan lahan secara terintegrasi. Kanal yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai saluran air, kini berkembang menjadi ruang multifungsi yang menggabungkan penghijauan, pengelolaan sampah, hingga budidaya perikanan.
“Kami ingin kanal ini tidak hanya aman, tapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga. Mulai dari lingkungan yang bersih hingga peluang ekonomi,” ujar Hasrat.
Upaya ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain, khususnya kawasan pesisir, dalam mengelola lingkungan secara inovatif. Kolaborasi warga dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang tertata, aman, dan berkelanjutan.
Penulis : Sulfinnida Thahir
