Foto Ketua Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Halmahera Selatan, Fadila Syahril,
Halmahera Selatan ( tribunnusantara. net ), Ketua Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Halmahera Selatan, Fadila Syahril, menyampaikan evaluasi terhadap implementasi visi–misi pemerintah daerah dalam satu tahun masa kepemimpinan bupati dan wakil bupati, dengan menyoroti Misi Poin Nomor 3 tentang pemerataan pelayanan publik dan kebutuhan dasar.
Menurut Fadila, misi tersebut menegaskan bahwa pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan sosial harus dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat. Namun, ia menilai realisasi di lapangan masih menunjukkan ketimpangan di sejumlah wilayah.
Ia secara khusus menyoroti persoalan akses air bersih di Desa Tawabi, wilayah Kecamatan Bacan Barat, yang hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi. Padahal, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan kesehatan, sanitasi, dan kualitas hidup masyarakat.
“Setelah satu tahun kepemimpinan daerah, kami menilai masih ada pekerjaan rumah besar dalam pemerataan pelayanan dasar.
Air bersih bukan sekadar fasilitas tambahan, tetapi hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi negara,” tegas Fadila dalam keterangannya.
IMM Halmahera Selatan mendorong pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, baik melalui pembangunan infrastruktur air bersih, optimalisasi distribusi layanan, maupun penguatan pengawasan program pelayanan dasar agar benar-benar menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.
Sebagai organisasi kepemudaan dan gerakan sosial, IMM menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pemerintah daerah demi terwujudnya keadilan sosial, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan.// AR
( Redaksi )
