Kalimantan Timur, Berdasarkan laporan dari Tribun Nusantara, pada hari Senin tanggal 2 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 Waktu Indonesia Timur (WITA), telah dilakukan investigasi terhadap sejumlah individu yang bekerja sebagai pengepul besi tua namun diduga berkedok sebagai maling di sekitar area bandara Berau, Kalimantan Timur.
Latar Belakang Masalah
Masalah kehilangan barang di sekitar jalan bandara telah menjadi permasalahan yang sering terjadi dan mengganggu keamanan serta ketertiban di kawasan tersebut. Perusahaan yang memiliki wewenang pengelolaan dan pengamanan area sekitar jalan bandara telah menerima berbagai keluhan dari warga sekitar mengenai hilangnya barang-barang milik mereka, yang diduga diambil dan kemudian dijual sebagai barang bekas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Menurut keterangan dari beberapa warga yang tinggal di area bandara, terdapat pihak yang telah melakukan aktivitas penjualan barang bekas – yang diduga merupakan barang hasil curian – sebanyak tiga kali secara tidak sah, tanpa memiliki izin dari pemilik barang maupun otoritas yang berwenang.
Kronologi Peristiwa pada Hari Investigasi
Pada saat investigasi berlangsung, dua orang anak muda yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut mencoba untuk melarikan diri. Namun, kendaraan roda dua (motor) yang mereka gunakan mengalami masalah dan macet di lokasi, sehingga mereka tidak dapat melarikan diri sepenuhnya. Akibatnya, kedua anak muda tersebut kemudian diinterogasi oleh petugas keamanan perusahaan yang menangani pengamanan area bandara.
Dari hasil interogasi serta informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya, kedua anak muda tersebut diketahui berdomisili di Desa Singkuang, Kampung Batu-Batu. Petugas keamanan dan pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengkonfirmasi apakah mereka benar-benar terlibat dalam kasus pencurian dan penjualan barang tanpa izin, serta untuk mengungkap apakah ada jaringan atau pihak lain yang terlibat dalam aktivitas tersebut.
Langkah Selanjutnya
Pihak perusahaan dan petugas keamanan telah menyatakan bahwa mereka akan meningkatkan patroli di area sekitar jalan bandara untuk mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang. Selain itu, mereka juga akan bekerja sama dengan aparat kepolisian lokal untuk melakukan penyelidikan mendalam dan mengambil tindakan hukum yang sesuai terhadap pihak yang terbukti bersalah. Warga sekitar juga diimbau untuk lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka dan segera melaporkannya kepada petugas keamanan atau pihak berwenang jika menemukan hal yang tidak biasa.
penulis : KAMILUDDIN
Editor : Tim Redaksi
