Jakarta — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Polri dan masyarakat Indonesia. Istri tercinta Mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Ny. Meriyati Roeslani Hoegeng, atau yang akrab disapa Eyang Meri, wafat pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 13.24 WIB, dalam usia yang mulia, 100 tahun.
Segenap pimpinan dan jajaran PT. Media Group Nusantara, khususnya tribunnusantara.net menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhumah.
“Innalillahi wa innailaihi raji’un. Dengan rasa duka cita yang mendalam, kami menerima kabar wafatnya Almarhumah Ny. Meriyati Roeslani Hoegeng.
Semoga beliau wafat dalam keadaan husnul khotimah, diampuni segala dosa dan kesalahannya, serta diterima seluruh amal ibadahnya di sisi Allah SWT,” demikian pernyataan resmi manajemen PT. Media Group Nusantara.
Almarhumah dikenal luas sebagai sosok perempuan sederhana, bersahaja, dan berprinsip kuat, yang selama hidupnya setia mendampingi Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso—figur legendaris Polri yang dikenal karena integritas dan keteladanan moralnya. Ny. Meriyati Roeslani Hoegeng juga dikenal sebagai penjaga nilai-nilai kejujuran dan keteguhan prinsip dalam kehidupan keluarga.
Lebih dari itu, almarhumah merupakan saksi hidup perjalanan sejarah bangsa, serta menjadi sumber inspirasi, khususnya bagi keluarga besar Polri dan Bhayangkari, tentang arti kesetiaan, kesederhanaan, dan pengabdian tanpa pamrih.
PT. Media Group Nusantara turut menyampaikan doa dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, agar diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini.
Kepergian Ny. Meriyati Roeslani Hoegeng meninggalkan duka mendalam, namun nilai-nilai luhur yang beliau teladankan akan terus hidup dan dikenang oleh bangsa Indonesia.
Penulis : Mj@ 19
Editor : Tim Redaksi.
