30 Desember 2025,
Gowa, Sulawesi Selatan, Tribun Nusantara.net— Pemerintah Desa Paraikatte, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta keterbukaan informasi publik menyusul mencuatnya isu rencana aksi dari “Gerakan Pemuda Paraikatte” terkait pemasangan tiang internet di wilayah desa tersebut.
Pemerintah Desa Paraikatte yang dikomandoi langsung oleh Kepala Desa Zaenal Abidin, SE, bersama aparat Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta personel gabungan Satpol PP Kecamatan Bajeng, mengambil langkah antisipatif untuk memastikan situasi tetap kondusif. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas informasi awal mengenai rencana kedatangan massa aksi ke wilayah Desa Paraikatte.
Namun, berdasarkan hasil klarifikasi yang dilakukan oleh tim media melalui wawancara singkat dengan pihak Pemerintah Desa serta sejumlah tokoh masyarakat setempat, diketahui bahwa rencana aksi tersebut tidak jadi dilaksanakan atau dibatalkan. Hingga saat ini, alasan pembatalan belum dijelaskan secara rinci oleh pihak penggagas aksi. Meski demikian, Pemerintah Desa menegaskan bahwa kehadiran aparat semata-mata merupakan bentuk kesiapsiagaan dan upaya preventif, bukan tindakan represif, demi menjaga kenyamanan serta keamanan warga.
Isu ini mencuat setelah adanya penilaian dari Gerakan Pemuda Paraikatte yang menyebutkan bahwa pemasangan tiang internet diduga dilakukan tanpa sosialisasi yang menyeluruh kepada masyarakat. Pemerintah Desa kemudian meluruskan informasi yang beredar, bahwa lokasi pemasangan tiang yang menjadi sorotan berada di Dusun Pattunggalengang, bukan di Dusun Sileo’ II sebagaimana sempat beredar luas di tengah masyarakat.
Kepala Dusun Sileo ll, Muh. Dahlan, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan klarifikasi langsung di lapangan, sekaligus pengawasan terhadap proses pemasangan tiang internet yang dikerjakan oleh PT MyRepublic. Ia menekankan bahwa pemerintah desa terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat, serta berkomitmen memastikan setiap kegiatan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai aturan dan memperhatikan kepentingan warga.
“Klarifikasi ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat. Pemerintah desa hadir untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan,” tegas Muh. Dahlan.
Di akhir pernyataannya, Pemerintah Desa Paraikatte mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga silaturahmi, memperkuat persatuan, serta mengedepankan dialog dalam menyikapi setiap persoalan yang muncul. Dengan semangat gotong royong, pemerintah desa berharap seluruh pihak dapat bersama-sama membangun Desa Paraikatte menuju kondisi yang adil, makmur, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi. Namun persatuan, keamanan, dan kepentingan bersama harus tetap menjadi prioritas utama,” tutup Kepala Desa Zaenal Abidin, SE.
Sumber : Zaenal Abidin, SE
Penulis : Mj@.19
Editor Tim Redaksi.
