Kepulauan Sula, Malut, TribunNusantara.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sula bekerja sama dengan Polres Kepulauan Sula menggelar kegiatan edukasi bahaya narkoba bagi para pelajar. Kegiatan berlangsung di Soya Love Café, Desa Umaloya, Kecamatan Sanana, Sabtu malam (1/11/2025).
Kegiatan bertema “Generasi Bebas dari Narkoba dan Konflik Sosial Antar-Pelajar” itu diikuti sekitar 70 pelajar dari berbagai sekolah di wilayah setempat. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya pelajar mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang disampaikan para narasumber.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesbangpol Kepulauan Sula, Hj. Salma Gailea, dan Kepala Bidang Kesbangpol, Iwan Junaidi Gailea. Sementara dari pihak Polres Kepulauan Sula hadir Kasat Resnarkoba, Iptu Wawan Lauwanto, serta Ps. Kaurmintu Sat Reskrim, Aiptu La Jaya Muhidin.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan minuman keras, serta mendorong terciptanya suasana sekolah yang aman, harmonis, dan bebas dari konflik sosial.
“Ini merupakan wujud sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam membina generasi muda agar terhindar dari pengaruh buruk narkoba serta menjaga keharmonisan antar pelajar. Kami terus mengedepankan langkah edukatif, persuasif, dan partisipatif dalam pencegahan,” ujar Kapolres Kepulauan Sula melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Wawan.
Selain menerima materi edukasi, para peserta juga diajak memperkuat komitmen bersama menjauhi narkoba dan minuman keras. Pelajar diharapkan tidak hanya menjaga diri, tetapi juga turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap generasi muda di Kepulauan Sula semakin memahami dampak buruk narkoba dan potensi konflik sosial di kalangan pelajar, serta tumbuh menjadi agen perubahan yang membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Tim Redaksi
Editor : St. Aisyah
