Tribun Nusantara.Net
Makassar — Dukungan terhadap Dr. Patawari sebagai calon Rektor Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar terus mengemuka. Kali ini, dukungan datang dari Sekretaris Jenderal DPP LBH No Viral No Justice, Jufri, SH., C.LA, yang menyebut Dr. Patawari sebagai figur akademisi berintegritas, visioner, dan memiliki kapasitas membangun tata kelola perguruan tinggi modern.
Dalam keterangannya, Jufri menegaskan bahwa dunia pendidikan membutuhkan pemimpin yang bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, komitmen moral, dan kepekaan terhadap perkembangan sosial serta tantangan global pendidikan tinggi.
> “Dr. Patawari adalah sosok akademisi yang matang, memahami sistem pendidikan tinggi secara menyeluruh, dan memiliki dedikasi kuat untuk memajukan kualitas kampus. Kami menilai beliau layak memimpin UIT menuju perubahan positif,” ujar Jufri, Selasa, 4 November 2025.
Dijelaskan Jufri, kepemimpinan perguruan tinggi saat ini harus mampu menghadapi tuntutan transparansi, peningkatan kualitas akademik, serta percepatan digitalisasi layanan pendidikan. Menurutnya, Dr. Patawari memiliki kompetensi untuk menjawab tantangan tersebut.
> “Beliau hadir bukan hanya dengan pengalaman, tetapi juga visi untuk memperkuat budaya akademik, riset, dan pengabdian masyarakat. Itu menjadi alasan utama dukungan kami,” tegasnya.
Diketahui, Dr. Patawari memiliki rekam jejak panjang di lingkungan UIT. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Program Studi, Wakil Dekan, Asisten Direktur Pascasarjana, hingga Ketua Senat Fakultas Hukum. Pengalaman ini dinilai memberikan pemahaman komprehensif terhadap dinamika internal kampus dan arah pengembangan institusi.
Jufri menambahkan bahwa dukungan ini tidak dimaksudkan untuk intervensi proses pemilihan, melainkan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi Dr. Patawari dalam dunia pendidikan tinggi.
> “Kami berharap proses pemilihan rektor berlangsung objektif dan profesional. Sosok seperti Dr. Patawari penting untuk memastikan kualitas tata kelola dan peningkatan reputasi perguruan tinggi,” ucapnya.
Menguatnya dukungan dari berbagai pihak menjadikan kontestasi pemilihan Rektor UIT Makassar sebagai perhatian publik. Banyak kalangan berharap momentum ini menjadi titik awal penguatan kualitas institusi menuju standar pendidikan yang lebih maju dan kompetitif.
Laporan: Kanda Ali
Editor : St. Aisyah
