
KOTA TERNATE,tribunnusantara.net– Segera dijalankan, tiga proyek perubahan inovatif yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Ternate akan memfokuskan perhatian pada tiga sektor layanan publik utama: pendidikan, penataan ruang dan partisipasi masyarakat serta ketertiban umum. Peluncuran dilakukan pada hari Senin (3/11/2025) di Hotel Bela Ternate dan dihadiri oleh jajaran pimpinan pemerintah daerah.
Ketiga proyek tersebut adalah:
SIPINTAR (Strategi Penataan Layanan Pendidikan yang Berkualitas dan Bersinergi) — dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate.
SPIRIT MANDIRI (Strategi Akselerasi Peran Masyarakat dalam Penataan Ruang yang Bersinergi) — dipimpin oleh Kepala Dinas PUPR Kota Ternate.
CEKATAN (Strategi Akselerasi Cegah Dini dan Deteksi Dini Gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum) — dipimpin oleh Kepala Satpol PP Kota Ternate.
Wali Kota Tauhid Soleman menyampaikan bahwa peluncuran ini bukan hanya seremoni. Ia menegaskan: “Untuk Kadis PUPR, saya tidak mau dengar lagi ada bangunan di bantaran kali. Untuk Kasatpol PP, jangan ada lagi pedagang berjualan di trotoar tanpa penertiban. Dan Kadis Pendidikan wajib memastikan layanan pendidikan menjangkau hingga tiga kecamatan terluar.”
Dengan demikian, inovasi ini diharapkan menjadi titik balik dalam cara layanan publik dijalankan di Kota Ternate — dari hanya memenuhi standar birokrasi menjadi benar-benar berbasis kecepatan, inklusi dan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah Kota Ternate berharap bahwa proyek perubahan ini akan memperkuat kualitas layanan publik secara berkelanjutan di berbagai sektor.
Tim Redaksi
