Nias Barat ( Tribunnusantara.net ), Kondisi SMP Negeri 4 Lolofitu Moi yang terletak di Desa Wango, Kecamatan Lolofitu Moi, Kabupaten Nias Barat, saat ini sangat memprihatinkan akibat kerusakan infrastruktur, terutama akses jalan dan halaman sekolah yang mengalami longsor.
Kerusakan tersebut semakin parah setelah curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Akibatnya, beberapa titik di lokasi sekolah kembali mengalami longsor dan mengancam sejumlah gedung ruang belajar siswa.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Lolofitu Moi, Yufenius Waruwu, S.Pd, kepada awak media ada Kamis, 5 Februari 2026.
Menurut Yufenius, gedung sekolah yang digunakan saat ini merupakan gedung baru, karena gedung lama sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi akibat terdampak longsor di lokasi sebelumnya. Namun, pada lokasi baru pun kondisi yang semula baik kini kembali terancam, sebab tanah di sekitar sekolah kembali mengalami pergerakan akibat intensitas hujan yang tinggi.
Selain itu, akses jalan menuju sekolah sepanjang kurang lebih 200 meter dari jalan kabupaten juga dalam kondisi rusak parah, berlumpur, serta terdapat anak sungai yang menyulitkan para guru dan siswa untuk mencapai sekolah.
“Kalau hujan turun, jalan licin dan sulit dilewati. Bahkan beberapa siswa dan guru terpaksa berjalan kaki karena kendaraan tidak bisa masuk,” ujar Yufenius.
Pihak sekolah, lanjutnya, telah melakukan upaya darurat seperti menimbun titik longsor dan membuat jembatan sementara. Namun langkah tersebut dinilai belum mampu mengatasi persoalan secara permanen.
Oleh karena itu, pihak sekolah berharap adanya perhatian serius dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah daerah agar segera dilakukan penanganan infrastruktur secara menyeluruh demi keselamatan dan kelancaran proses belajar mengajar di SMP Negeri 4 Lolofitu Moi.
( Odal Zai )
