Makassar, Sulawesi Selatan tribunnusantara.net — Ketua Umum Pendamping Kebijakan Pemerhati Masyarakat (PKPM) Sulawesi Selatan, Eka Dharmawangsa, genap berusia 38 tahun pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Momentum pertambahan usia tersebut tidak hanya dimaknai sebagai perayaan hari kelahiran, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Di usia ke-38 tahun, Eka Dharmawangsa memilih memanjatkan doa sederhana. Ia berharap senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang yang penuh keberkahan, rezeki yang luas dan halal, serta perlindungan Allah SWT dalam setiap langkah kehidupannya.
Eka Dharmawangsa mengatakan, bertambahnya usia bukan sekadar persoalan angka, melainkan amanah sekaligus pengingat agar setiap waktu yang diberikan Allah SWT dapat memberikan manfaat bagi sesama.
> “Saya hanya berharap kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan dan umur panjang, sehingga masih diberi kesempatan untuk membantu sesama dan memanusiakan manusia,” kata Eka Dharmawangsa.
Sebagai Ketua Umum PKPM Sulsel, Eka memandang jabatan organisasi bukan sekadar kedudukan, tetapi amanah untuk mendengar aspirasi masyarakat, mengawal kepentingan publik dan ikut mencari solusi terhadap berbagai persoalan sosial.
Menurutnya, keberadaan seseorang akan jauh lebih berarti apabila mampu memberikan manfaat nyata bagi orang lain.
Bukan mengejar popularitas dan bukan pula sekedar mencari pengakuan. Namun, bagaimana menghadirkan kebermanfaatan di tengah masyarakat yang membutuhkan kepedulian, perhatian, keadilan dan keberpihakan terhadap persoalan sosial.
Memasuki usia 38 tahun, komitmen tersebut kembali diteguhkan.
Selama masih diberikan kesempatan dan kekuatan oleh Allah SWT, Eka menyatakan akan terus berupaya membantu sesama melalui ruang pengabdian yang dijalaninya.
Momentum hari kelahiran juga menjadi titik bagi Eka untuk menatap perjalanan ke depan dengan lebih dewasa.
Usia bertambah, tanggung jawab semakin besar dan tantangan kehidupan juga semakin kompleks.
Namun, satu hal yang ingin terus dipertahankan adalah komitmen untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Eka Dharmawangsa menuturkan, rezeki yang diberikan Allah SWT diharapkan bukan hanya menjadi kenikmatan pribadi, tetapi juga menjadi jalan untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.
Kesehatan dan kekuatan juga menjadi bagian penting dari doa yang dipanjatkannya.
“Jika masih diberikan umur, semoga umur tersebut menjadi umur yang bermanfaat. Jika diberikan rezeki, semoga rezeki itu menjadi jalan untuk berbagi. Dan jika diberikan kekuatan, semoga kekuatan itu digunakan untuk membantu masyarakat,” tuturnya.
Satu prinsip yang terus menjadi pegangan Eka Dharmawangsa dalam menjalankan pengabdiannya adalah “memanusiakan manusia.”
Kalimat tersebut dinilai sederhana, namun memiliki makna yang luas dalam kehidupan sosial.
Memanusiakan manusia berarti menghargai setiap orang, mendengarkan persoalan masyarakat, serta berupaya menghadirkan kepedulian tanpa melihat latar belakang seseorang.
Di usia ke-38 tahun, Eka berharap perjalanan hidup dan pengabdiannya ke depan dapat semakin memberikan arti bagi masyarakat.
Baginya, keberhasilan hidup bukan hanya diukur dari seberapa tinggi seseorang mencapai posisi tertentu, tetapi dari seberapa banyak manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.
“Semoga usia yang diberikan Allah SWT menjadi kesempatan untuk terus berbuat baik, membantu sesama dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Eka Dharmawangsa, Ketua Umum PKPM Sulsel.
Mj@.19
(Redaksi) .
