TRIBUN NUSANTARA, Biak Dengan tegas Mananwir Mnu Sauribro berbicara mewakili Mananwir-mananwir yang berada di pulau Numfor Biak bahwa mereka menolak sikap dan tindakan dari oknum lembaga adat yang mengatasnamakan Lembaga adat Kainkain Karkara Byak, karena tidak mengakui putusan yang telah di tetapkan oleh Kainkain karkara byak dalam Mubes (Musyawarah Besar) 2024 dimana peserta suku Biak dari berbagai daerah yaitu Sorong sampai Merauke telah hadir dan memilih serta mengangkat Apolos Sroyer sebagai Manfun Kawasa Byak (Kepala Suku Biak) yaitu untuk melaksanakan tugas kesejahteraan masyarakat adat Kawasa Byak dan kesepakatan MUBES di pandang sebagai keputusan kolektif yang harus di hormati oleh semua pihak dan pihak terkait.

Mananwir Sauribro juga dengan tegas meminta kepada pihak Gereja dan Pemerintah agar tidak melakukan intervensi terhadap lembaga tersebut sehingga program kesejahteraan dapat berjalan, alasannya Pemerintahan, lembaga yang dimaksud di nilai bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat Byak di Pulau Biak dan sekitarnya serta harapan kedepan adalah adanya non intervensi sehingga program kesejahteraan dan keputusan adat dapat berjalan tanpa gangguan
Ucapan penolakan telah disampaikan oleh seluruh Mananwir bar Numfor yang di wakilkan oleh Mananwir Mnu Sauribro Yulianus Jack Mandowen.
penyampaian di tutup dengan pesan bahwa suara mereka berasal dari Numfor dan merupakan posisi resmi perwakilan adat setempat dimana pernyataan ini menjadi sikap resmi yang harus di hormati dan di perhatikan oleh pihak terkait”tegas Mandowen.
Penulis; Herikson W Kbarek
