Tribun nusantara
Selasa 14 April 2026, Pergunu Kabupaten Cirebon menggelar rangkaian kegiatan penting yang terkait dengan pelantikan, workshop, halalbihalal, dan rapat kerja dalam rangka Harlah PERGUNU ke‑74 dan masa khidmat 2026–2031.
Kegiatan yang dilaksanakan di pendopo rumah bupati Cirebon di jln.kartini kota Cirebon.

Workshop Kurikulum Berbasis Cinta
PC Pergunu Kabupaten Cirebon mengadakan workshop kurikulum berbasis cinta untuk PAC dan PC Pergunu, sebagai bagian dari peringatan Harlah PERGUNU ke‑74.
Kegiatan ini menekankan penguatan pendidikan karakter melalui pendekatan humanis dan berbasis nilai‑nilai cinta kepada peserta didik, sesuai dengan spirit tema Harlah
“Guru Unggul, Pendidikan Bermutu, Indonesia Maju”.

Pelantikan Pengurus PC Pergunu Kabupaten Cirebon
Dalam acara tersebut turut dihadiri Bupati Cirebon h,Imron m.ag dan pengurus baru PC pergunu kabupaten Cirebon yang dilantik untuk masa khidmat 2026-2031.ketua PC pergunu kabupaten Cirebon.drs,h,Dasuki m.pd.
sekaligus dilakukan pelantikan pengurus PC Pergunu Kabupaten Cirebon untuk masa khidmat 2026–2031 (dengan masa kerja yang direalisasikan hingga periode tersebut).
Pelantikan ini dimaknai sebagai upaya memperkuat kelembagaan dan arah gerak organisasi di tingkat cabang.
HalalbihalIal dan Rapat Kerjar (Raker) di PC Pergunu
Di PC Pergunu Kabupaten Cirebon juga digelar halalbihalal dan rapat kerja, sebagai wahana silaturahmi dan perumusan program kerja tahunan.
Kegiatan ini menjadi momen konsolidasi internal, memperkuat hubungan antar kader, sekaligus menyamakan langkah program organisasi dan NU di bidang pendidikan.
Makna “menata kebangkitan Pergunu”
Tema “menata kebangkitan PERGUNU dengan penguatan SDM dan kemandirian organisasi” menekankan dua hal inti:
Penguatan SDM: mengoptimalkan kualitas guru Pergunu melalui pelatihan, forum komunikasi, dan pengembangan profesionalisme, sehingga guru menjadi motor utama peningkatan mutu pendidikan.
Kemandirian organisasi: mengurangi ketergantungan eksternal, memperkuat kelembagaan (struktur, manajemen, dan finansial), serta mendorong kreativitas kader dalam mengelola program pendidikan dan sosial.
(Yudi)
