Tribun Nusantara net. 28/7/2026.
Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han, meresmikan Jembatan Garuda secara terpusat melalui Zoom Meeting yang diikuti jajaran Kodam IV/Diponegoro, Kamis (23/7/2026). Di Kabupaten Tegal, peresmian dilaksanakan di dua lokasi, yakni Jembatan Garuda Beton Sungai Situri, Desa Lebeteng, Kecamatan Tarub, dan Jembatan Garuda Beton Desa Sitail, Kecamatan Jatinegara.
Di Desa Lebeteng,
kegiatan dihadiri Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, S.H., M.Han, unsur Forkopimda, Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Sementara di Desa Sitail, kegiatan diikuti Kasdim 0712/Tegal Mayor Cpm Abdul Khamim, Danramil 12/Jatinegara Letda Cba Sartimin Eko P, Forkopimcam, pemerintah desa, pelajar, dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan meliputi sambutan Pangdam, peresmian jembatan secara simbolis, peninjauan jembatan, pasar murah, pengobatan gratis, pemberian bantuan sosial dan santunan anak yatim, serta dialog virtual dengan satuan jajaran.
Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang dilaksanakan TNI Angkatan Darat untuk membantu meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pangdam juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Usai pelaksanaan video conference, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, S.H., M.Han bersama unsur Forkopinda dan Forkopincam yang hadir menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan dan diresmikannya Jembatan Garuda yang diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat.
Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, S.H., M.Han mengatakan, kehadiran Jembatan Garuda merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat.”
(Red, Suherman)
