Cirebon, Tribun Nusantara 1 Mei 2026, dengan kegiatan “Dewan Sapa Warga berbasis budaya” yang menjadi program interaksi antara wakil rakyat dan masyarakat dengan mengintegrasikan kesenian dan tradisi lokal.

“Sapa warga berbasis budaya ” yang diselenggarakan di desa Suranenggala kidul blok sida Mulya, kecamatan suranenggala kabupaten Cirebon. jawabarat.

Bambang Mujianto adalah anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, yang aktif mendorong pembangunan berbasis budaya di daerah, termasuk di Cirebon dan sekitarnya.

Perannya sebagai Ketua Komisi 11 membuatnya banyak bersinggungan dengan isu‑isu perekonomian, pembangunan, dan pelayanan publik yang berbasis pada kearifan lokal.
Program “Dewan Sapa Warga berbasis budaya” adalah inisiatif DPRD Jabar untuk memperkuat ikatan antara wakil rakyat dan masyarakat melalui kegiatan seni, pagelaran tradisi, dan dialog lokal. Konsep ini bermakna yaitu menjadikan kebudayaan sebagai poros utama dalam komunikasi, pendidikan publik, dan pengawasan pembangunan daerah.

“Tema Festival: ‘Menggali Kembali Jati Diri Lewat Seni dan Budaya Lokal’ diantara nya seni bray sekar pusaka yg di pimpin langsung dari seorang budayawan kang ace, dan Tarian, topeng dan juga turut dimeriah kan sang maestro artis lokal Diana sastra yang ikut melestarikan kebudayaannya.
dan Dialog Kebangsaan” dihadiri juga dari berbagai pihak terkait seperti mama kumbang kelana selaku pelestari seni dan budayawan. Turut juga dihadiri kadis dinas dan kebudayaan dan pariwisata ( DISBUDPAR ) fajar Sutrisno.s.si. turut menyampaikan saat diwawancara awak media’ apresiasi yang tinggi pada desa Suranenggala kidul terhadap teman teman juga kepada pak dewan bambange mujianto.
Acara ini juga turut dihadiri,
Rudiana ketua DPC PDI, P. kabupaten Cirebon. Berry anggota dewan DPRD kabupaten Cirebon. Muali, ketua ( FKKC ) kabupaten Cirebon. Camat Suranenggala, Amin Mughni ,S,pd. M.A.P. Dan juga Kuwu Suranenggala kidul. Narisa Dan lain lain nya.
Pengembangan ke budayaan adalah Upaya untuk memajukan kebudayaan yang suda ada dan mengadakan kebudayaan yang belum Terrealisasi , kebudayaan harus terus dikembangkan kedepan. kebudayaan dan kuliner memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian, terutama didaerah sekitar yang berbasis kebudayaan dan kuliner diharapkan bisa berkembang pesat untuk kedepan nya.
( Yudi )
